Sukamadia.blogspot.com - Ada seorang anak yang sangat nakal. Perilakunya sangat tidak terpuji. Ia sering membantah perintah orang tuanya, berbicara kotor, berbohong dan sebagainya. Kenakalanya membuat hati sang ibu menjadi sedih. Setiap malam dengan berlinang air mata ia mendoakan anaknya itu. Tetapi, kenakalanya tidak berkurang.
Pada suatu hari, teman ibu tersebut memberi sarang kepada sang ibu. ia menyarankan sang ibu untuk memasang FOTO anaknya dalam ukuran besar dikamar tamu.Sianak heran melihat fotonya terpangpang dikamar tamu.
"Yoyon, tolong antarkan surat undangan ini kepada tante cen cen ya!" Suara ibu mengagetkan lamunannya.
"Tidak ma, Ma!" Jawabnya enteng
"Mama lagi sibuk nih, tolong dong Yon!"
"Antar aja sendiri Ma!"
Sang mama keluar dari dapur sambil membawa sebuah palu dan sebuah puku, ia pun memaku foto anaknya. Sedangkan yoyon hanya terpana melihat tindakan mamanya.
Demikianlah , setiap anaknya berbuat nakal atau membantah perintahnya, maka sebuah paku ditancapkan pada foto anaknya. Karena terlalu sering berbuat nakal, bisa dibayangkan foto tersebut menjadi penuh dengan paku dan tidak sedap dipandang.
"Ma, fotoku jadi rusak karena paku paku ini dan tidak sedap dipandang lagi, bolehkah aku mencabut paku paku itu ma?"
"Tentu saja boleh anakku, tapi dengan syarat kamu bisa mencabut satu paku setiap kamu berbuat baik pada mama."
Pagi - pagi sang mama tertegun melihat anaknya menyapu lantai . Ini sebuah kejutan besar.
"Bagus, gitu dong, itu baru anak baik"
"Kalaui begitu, boleh aku mencabut sebuah paku dari fotoku itu ma?"
"Tentu saja"
Dengan gembira sang anak mencabut sebuah puku yang menancap difotonya. Demikian setiap kali ia berbuat baik, yoyon mencabut puku hingga akhirnya semua paku tercabut. Tetapi, apa yang terjadi dengan foto itu? foto itu memang bersih dari paku, tetapi gambarnya jadi rusak bekas tusukan paku paku itu.
"Anakku, fotomu sudah rusak dan tidak sedap dipandang lagi. Jadi, foto itu harus dibuang dan diganti dengna foto yang baru!"
Setelah itu, yoyon menjadi anak yang baik dan patuh kepada kedua orang tuanya. Ia tak ingin fotonya rusak karna bekas tusukan paku lagi.







0 comments
Post a Comment
berkomentarlah dengan baik dan sopan